Jenazah pemain asing asal Kamerun, Salomon Begondo, hingga saat ini masih disemayamkan di RSUD Tangerang.
Jenazah pemain asing asal Kamerun, Salomon Begondo, hingga
saat ini masih disemayamkan di RSUD Tangerang. Proses pemulangan
jenazah pemain yang membela klub Persipro Probolinggo di kompetisi
Divisi Utama PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) pada musim lalu
itu pun memakan biaya yang cukup mahal.
Hal itu diungkapkan oleh Francis Yonga, salah satu agen pemain yang membantu proses pemulangan jenazah Begondo. "Tadi sudah ada di Rumah Sakit Gatot Subroto, ada paket untuk pemulangan jenazah ke Kamerun dengan biaya Rp130 juta. Itu sudah satu paket," ucap Yonga.
Hal itu diungkapkan oleh Francis Yonga, salah satu agen pemain yang membantu proses pemulangan jenazah Begondo. "Tadi sudah ada di Rumah Sakit Gatot Subroto, ada paket untuk pemulangan jenazah ke Kamerun dengan biaya Rp130 juta. Itu sudah satu paket," ucap Yonga.
Saat ini Yonga pun terus berkoordinasi dengan PSSI untuk bisa berkomunikasi dengan pihak Persipro untuk membicarakan masalah gaji yang ditunggak oleh klub tersebut. Sekjen PSSI, Joko Driyono, pun mengakui sudah membentuk tim khusus untuk proses pemulangan jenazah Begondo.
Seperti diketahui, Begondo meninggal pada Jumat (29/11) lalu. Ironisnya, hingga ajal menjemput Begondo masih belum menerima haknya yang ditunggak Persipro. Tunggakan Persipro kepada Begondo mencapai Rp120 juta. Sumber : goal.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar